Tampilkan postingan dengan label gaya hdup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gaya hdup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Januari 2009

15 Film yang Bagus untuk dilihat di Tahun 2009

. Minggu, 11 Januari 2009
1 komentar

Jika Sampeyan merasa bosan dengan sinetron di rumah, atau acara acara TV seperti reallity show termehek mehek, dan sebagainya, Jangan khawatir, kita masih bisa melihat film film di bioskop. Tetapi, jika sampeyan bingung mau melihat acara apa? Dan membutuhkan rekomendasi, berikut Kang Adek sajikan 15 daftar Film yang patut dijajal di tahun ini:


Dimulai dari genre Horor, Action, Drama, Fantasy, Sci-Fi, Thriller, Adventure, Comedy, Crime, dan genre lainnya, berikut Kang Adek sajikan daftar 15 15 Film yang Bagus untuk dilihat di Tahun 2009:

1. Star Trek, Rilis : 8 Mei 2009
2. MyBloody Valentine 3D, Rilis : 16 Januari 2009
3. Watchmen, Rilis : 6 Maret 2009
4. Fanboys, Rilis : 6 Februari 2009
5. Avatar, Rilis : 18 Desember 2009
6. Sherlock Holmes, Rilis : 20 November 2009
7. Terminator Salvation, Rilis : 22 Mei 2009
8. The Informant, Rilis : 18 Desember 2009
9. Inglourious Basterds, Rilis : 28 Agustus 2009
10. Public Enemies, Rilis : 1 Juli 2009
11. Jennifer's Body, Rilis : 2009 (Belum Fix)
12. Fast and Furious, Rilis : 3 April 2009
13. X-Men Origins Wolverine, Rilis : 1 Mei 2009
14. 2012, Rilis : 10 Juli 2009
15. Assassination of a High School President, Rilis : 2008 Akhir

Silahkan tulis pendapat/komentar Sampeyan mengenai tulisan di atas...

Read more »»

Rabu, 07 Januari 2009

Jalan Kaki Jinakkan 9 Penyakit

. Rabu, 07 Januari 2009
0 komentar

STUDI dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh-gopoh dan bukan jalan santai memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita. Inilah sembilan manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas jalan kaki


(1) Serangan Jantung. Pertama-tama tentu menekan risiko serangan jantung. Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Untuk itu, otot jantung membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan lancar. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.

Bukan hanya itu. Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.

Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.

(2). Stroke. Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.

(3). Berat badan stabil. Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.

(4). Menurunkan berat badan. Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.

(5). Mencegah kencing manis. Ya, dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases).

Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.

(6). Mencegah osteoporosis. Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.

Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.

(7). Meredakan encok lutut. Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris). Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri.

Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk.

Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi.

Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi lantaran keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki. Kebiasaan berjalan kaki tanpa alas kaki, bahkan di dalam rumah sekalipun, bisa memperburuk kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus dipikul oleh sendi.

(8) Depresi. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.

(9). Kanker juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma). Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.

Silahkan tulis pendapat/komentar Sampeyan mengenai tulisan di atas...

Read more »»

Sabtu, 03 Januari 2009

Pernah "Kumpul Kebo" Mudah Cerai

. Sabtu, 03 Januari 2009
2 komentar

HATI-HATI kalau putra-putri Sampeyan untuk "kumpul kebo" atau hidup bersama pacarnya sebelum menikah. Menurut penelitian yang dilakukan Dr Catherine L Cohan dan Stacey Kleinbaum dari Pennsylvania State University, AS, pasangan yang hidup bersama sebelum menikah lebih mungkin bermasalah dalam komunikasi antarpasangan sehingga rawan bercerai.


Kepada 92 pasangan yang sudah menikah sekitar dua tahun, periset menanyakan kepuasan mereka dalam perkawinan, riwayat depresi, penyalahgunaan minuman beralkohol, hingga penggunaan agresivitas fisik dalam memecahkan persoalan perkawinan. Selain itu, secara langsung responden juga diminta berdiskusi membahas permasalahan seputar perkawinan.

Dari situ diketahui, pasangan yang hidup bersama sebelum menikah kurang bersikap positif, dan justru bersikap negatif, bila harus membahas persoalan dalam perkawinan dan menyediakan dukungan bagi pasangan mereka. Sebaliknya, secara verbal mereka lebih agresif dan lebih mudah saling bersikap bermusuhan dibandingkan dengan pasangan yang sebelumnya tidak "kumpul kebo".

Penyebab itu semua, periset menduga, ada kemungkinan saat memasuki perkawinan pasangan yang pernah "kumpul kebo" memiliki komitmen yang lebih rendah. “Iklim hubungan yang sangat terbuka mungkin menyebabkan mereka kurang termotivasi untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan konflik,” lapor peneliti dalam Journal of Marriage and Family.

Menurut peneliti, memang tidak semua pasangan "kumpul kebo" bercerai. Namun, kenyataan bahwa keterampilan komunikasi antarpasangan yang mereka miliki rendah, para penasihat perkawinan bisa mulai membenahi kekurangan ini bila menghadapi persoalan pasangan yang pernah "kumpul kebo".

Silahkan tulis pendapat/komentar Sampeyan mengenai tulisan di atas...

Read more »»

Kamis, 01 Januari 2009

Trik Membina Hubungan Mesra

. Kamis, 01 Januari 2009
0 komentar

MENJALANI sebuah kisah kasih asmara memang diperlukan pengorbanan yang cukup besar. Khususnya bagi mereka yang baru saja membuka lembaran baru atau berstatus jomblo. Loh kok!

Terang saja pengorbanan harus Sampeyan lakukan jika ingin hubungan bersama si dia berjalan lancar. Caranya, Sampeyan harus memahami karakter pribadinya dan membina hubungan baik dengan orang-orang di sekelilingnya.


Sampeyan harus membekali diri dengan strategi memelihara cinta bersama kekasih. Kali ini Askmen akan menuntun Sampeyan menjadi pasangan terbaik buat si dia, seperti:

Pujian untuk ketulusan hatinya

Jika dia sepenuhnya mencintai Sampeyan, tentu saja ia akan memberikan perhatiannya dengan setulus hati. Dengan ketulusan hatinya itu, Sampeyan pun patut memberikan pujian yang tulus kepadanya. Tak hanya menjadikan hubungan Sampeyan berdua terasa harmonis, ia pun akan semakin kagum dengan seluruh perhatian yang Sampeyan berikan.

Memenuhi salah satu permintaanya

Kendati tak selamanya Sampeyan bisa memenuhi segala permintaannya, kini tak ada salahnya Sampeyan memenuhi salah satu permintaannya. Misalnya, menjemput si dia setelah pulang dari kantor atau menemaninya merapikan rambut di salon kecantikan.

Hadiah kejutan

Setiap wanita cenderung senang apabila diperhatikan, apalagi mendapatkan kado istimewa dari sang kekasih. Hal ini tak hanya menjadi salah satu momen yang membahagiakan dalam hidupnya, melainkan juga mempererat hubungan cinta Sampeyan .

Kirimkan puisi cinta

Rangkaian puisi cinta yang diselipi kata-kata mesra dapat menjadi salah satu cara meluluhkan hatinya yang sedang marah. Janganlah Sampeyan menunggu momen khusus untuk memberikan puisi cinta, seperti ulang tahun atau Valentine's day. Kini, Sampeyan pun bisa memberikan kejutan istimewa.


Silahkan tulis pendapat/komentar Sampeyan mengenai tulisan di atas...

Read more »»
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com